Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

SEDETAK KESABARAN DALAM LANGKAH PERJUANGAN

Bersabarlah… Meski bersabar itu berat Meski bersabar itu sakit Tapi ketahuilah, Surga akhirat dan dunia Tergantung manis didepan kelopak mata *** Hitam putih catatan kehidupan, sebuah sekenario Alloh yang berlalu begitu indah bagai pelangi diatas bukit dengan hamparan padang ilalang. Dimulai dari imaginasi seorang anak yang berjalan tanpa alas kaki. Berlari dan meloncat meski kadang tersandung di batuan putih dan menancap kedalam kulit. Bahkan tanpa arah dan pegangan kuat, yang ada adalah riuh burung-burung disekiling yang saling sahut menyahut. Bertahan dengan getaran semangat dan detakan sabar sampai Allah tunjukan yang terbaik untuk diri ini. Wahyu Sri Mulyani adalah nama indah yang diberikan oleh paman. Lahir di Jakarta dan tinggal di perbukitan menoreh, Kulon Progo Yogyakarta dengan tanpa seorang Ayah. Untuk menatap ibupun harus menunggu satu tahun lamanya ketika liburan datang. Kutuliskan dengan penuh cinta, inilah kisah hidup seorang anak ...

Cinta yang tak pernah hilang

Ku ceritakan tentang betapa besarnya kasih sayang orang tua. Beliau menggendong, mendekap, mengusap, dan melindungi meski dirinya tersakiti. Beliau tetap kuat melangkah meski sebenarnya tak kuat lagi untuk berdiri. Lalu, tak berhenti ketika kuat saja, bahkan ketika berbaring lemah dan tak bisa lagi mengucap dengan jelas, beliau selalu menanyakan kabar anaknya. Apakah sudah makan? Apakah sehat? Bagaimana sekolahnya? Sedangkan beliau untuk menelan saja kesakitan. Seiris kue sel alu beliau sisakan untuk anaknya, meski dirinya menahan lapar. . Yang bisa diberikan oleh sang anak hanya kecupan dan ucapan terimakasih serta maaf tak bisa menemani setiap harinya. Dalam selip ingatnya doa selalu teriring untuk dang anak. Meski sang anak sulit untuk ditemui. Menjaga kasih sayangnya sampai menjaga perasaan sang anak agar tak tersakiti, beliau pergi dengan sunyi, tenang, dan damai menjauh perlahan dari sang anak. Agar tak terhentak hatinya yang begitu masih saling melekat. Surga untuk...