Pic. Wahyu Sri Mulyani bersama Kelompok Ilmiah Remaja SMA N 1 Kalibawang
Lihatlah, aku yang hanya tinggal bersama nenek di gubuk kecil mana mungkin bisa kuliah sampai S2? Untuk melangkah jenjang SMA aja berat rasanya. Harapan yang tergantung adalah adanya beasiswa yang dapat menerima semangat saya untuk terus maju, karena bekal prestasi akademik tak begitu menjulang dan tak mampu bersaing dengan mereka yang sangat mumpuni.
Bisa menginjakan kaki dijenjang S1 berkat beasiswa yang diberikan yayasan Kampus Swasta di Yogyakarta yaitu UTY. Selepasnya masih ada semangat lagi untuk bisa tumbuh di tanah S2 UGM. Tapi mana mungkin aku bisa bekerja menghidupi nenek dan aku sendiri bersamaan dengan sekolah S2.
Perlahan, dengan niat bulat dan semangat untuk lebih baik dan memberikan dampak baik bagi lingkungan, mulai ku menata hati. Bersiap mendaftar beasiswa yang sangat banyak diminati di Indonesia. Berjuang menjadi apa yang memang sedang dibutuhkan di Indonesia. Lihai berbahasa asing untuk dapat menghadapi masalah di negeri ini. Menjadi diri sendiri, tak harus membohongi adalah bekal yang saya bawa.
Lolos dari beberapa seleksi dan pada akhirnya dinyatakan awardee adalah buah dari do'a. Bukan karena saya yang hebat seperti yang mereka pikirkan. Kini ilmu yang saya dapat menjadi bekal untuk mengajak adik- adik SMA dalam melakukan berbagai penelitian. Bersama saling membantu dalam menumbuhkan perekonomian desa. Tentu sangat bersyukur karena LPDP adalah jalan yang satu-satunya dulu pernah aku harapkan menjadi satu-satunya yang mewujudkan semua citaku.
Terimakasih LPDP, karenamu aku bisa berbagi dan mengabdi untuk negeri ini.
#LPDPUNTUKSEMUA

Komentar
Posting Komentar